Tanjung Beringin, Kabupaten Banyuasin - Pada hari Minggu tanggal 23 Februari 2025, ibu-ibu PKK di Desa Tanjung Beringin, Kabupaten Banyuasin 3, mengikuti sosialisasi pembuatan tempe home made (tempe rumahan) yang diselenggarakan oleh KKN 82 UIN Raden Fatah Palembang, bekerja sama dengan Ibu PKK setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan baru bagi warga desa, khususnya ibu
rumah tangga, dalam mengolah bahan baku kedelai menjadi tempe yang dapat dikonsumsi atau dijadikan usaha rumahan.
Acara yang digelar di Halaman Kantor Desa Tanjung Beringin ini dihadiri oleh puluhan peserta yang tampak antusias. Sosialisasi dimulai dengan sambutan dari Ketua PKK Desa Tanjung Beringin yang menyampaikan pentingnya pengolahan tempe sebagai sumber pangan bergizi yang mudah dibuat dan memiliki nilai ekonomi. Dalam sambutannya, beliau juga mengajak warga untuk memanfaatkan pelatihan ini sebagai kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui pembuatan tempe rumahan.
Pemateri yang diambil alih oleh anggota KKN yaitu saudari Ira Dwi Lestari dari kegiatan ini menjelaskan secara rinci cara pembuatan tempe, mulai dari pemilihan kedelai yang baik, cara perendaman, perebusan, hingga penambahan ragi dan cara fermentasi tempe dengan tepat. Peserta kemudian diberi kesempatan untuk mempraktikkan langsung proses pembuatan tempe, sehingga mereka dapat memahami teknik-teknik yang diperlukan untuk menghasilkan tempe yang enak dan berkualitas.
Selain memberikan pengetahuan teknis, acara ini juga mempererat hubungan antarwarga dan meningkatkan rasa kebersamaan. Kepala Desa Tanjung Beringin berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan untuk meningkatkan keterampilan warga dan membuka peluang usaha yang dapat memperbaiki perekonomian lokal.
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab yang sangat interaktif, di mana peserta dapat mengajukan pertanyaan seputar pembuatan tempe dan berbagi pengalaman dengan sesama peserta. Kepala Desa Tanjung Beringin berencana untuk melanjutkan kegiatan serupa guna mendorong pemberdayaan ekonomi di desa melalui usaha berbasis produk lokal.




0 Komentar